SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

Memuat...

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Sabtu, 17 Mei 2014

CARISSA ASAL AMERIKA, MASUK ISLAM KARENA JILBAB




Kisah Carissa, Penulis Asal Amerika yang Masuk Islam Karena Jilbab
Diposkan oleh Bersama Dakwah pada Minggu, 02 Februari 2014 | 23.33 WIB

Banyak wanita Amerika Serikat yang mengenakan jilbab setelah menjadi mualaf. Namun, tidak demikian dengan Carissa D. Lamkahouan. Ia telah mengenakan jilbab sebelum masuk Islam. Dan dari pengalamannya yang unik tentang jilbab itu, ia kemudian bersyahadat.


Seperti dirilis onislam pada pekan lalu, Carissa menuliskan kisahnya. Selama hampir satu setengah tahun, Carissa mempelajari agama Islam, prinspi-prinsip dan karakteristiknya.

“Tentu saja, sebagai seorang wanita, saya sangat tertarik terutama pada isu-isu perempuan. Dan jilbab sebagai identitas muslimah yang khas, membuat saya sangat tertarik,” tuturnya. 


Dan entah mengapa, Carissa menemukan dirinya terpesona dengan wanita yang mengenakan jilbab.

Seiring berjalannya studi Islam-nya, Carissa rajin pergi ke toko buku dan membaca dengan teliti referensi Islam dalam versi bahasa Inggris. Baik Al Quran, hadits maupun kisah-kisah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya. Dan pada suatu hari, ia menemukan jilbab di barisan abaya. Carissa yang tertarik dengan benda itu kemudian menemukan keberanian untuk mencoba.

“Itu penutup kepala pertama yang saya beli,” kenangnya.

Ketika memakainya untuk pertama kali, Carissa merasakah sesuatu yang aneh.

“Saya melihat sekilas diriku di cermin, terus terang saya terkejut dengan kain hijau di atas kepalaku itu. Saya melihat bayangan saya sebagai orang yang berbeda, asing. Ada stereotif negatif dalam bayangan wanita berjilbab seperti digambarkan oleh media,” tambahnya.

Namun, itu tidak berlangsung lama. Carissa dengan cepat kembali ke alam rasionalnya. “Bahwa saya membelinya untuk dipakai jika saya perlu untuk pergi ke masjid,” katanya dalam hati, mengingat tujuannya untuk mempelajari Islam lebih dalam dengan mengunjungi masjid-masjid.

“Sekarang saya menyadari bahwa membeli jilbab saat itu adalah langkah awal saya mendapatkan hidayah,” tuturnya.

Beberapa bulan berlalu. Namun Carissa belum mendapatkan kesempatan untuk memakai jilbab itu seperti rencananya. Di samping, ia tidak terlalu suka dengan warna dan model jilbab tersebut. Hingga kemudian, ia pun membeli jilbab yang ia sukai saat kembali ke toko buku.

Carissa kemudian mulai memakai jilbabnya dalam berbagai kesempatan. Saat berkunjung ke toko makanan halal, saat ke toko buku, dan beberapa kesempatan yang lain, ia menutup rambutnya dengan jilbab. Hingga suatu malam, ia pergi bersama sang suami dengan memakai jilbab. Di situlah perubahan besar terjadi.

“Aku merasa aman dan nyaman. Aku tak lagi mendapati pandangan laki-laki menganggu yang tertuju padaku.”

Carissa pun makin terbiasa memakai jilbab. Dan seiring semakin dalam ia mempelajari Islam, akhirnya ia juga memutuskan untuk bersyahadat.

Kini Carissa merasakan martabat dan kemuliannya sebagai wanita dengan jilbab sebagai mahkotanya. Ia tak lagi takut digoda lelaki, dan lebih dari itu, ia menyadari bahwa memakai jilbab adalah ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. [IK/bersamadakwah]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)