SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

Memuat...

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Senin, 10 Februari 2014

Adanya Kejahatan menjadi Pembuktian Kebenaran Adanya Tuhan





Adanya Kejahatan menjadi Pembuktian Kebenaran Adanya Tuhan

Waduuh…, serem ini judul tulisan. Bagaimana kok dikatakan bahwa adanya kejahatan menjadi pembuktian adanya Tuhan.  Apakah Tuhan sumber atau penyebab adanya kejahatan ?
Kalau judul itu diperjelas, adalah dimaksudkan  bahwa adanya perilaku jahat  atau adanya berbagai kejahatan yang dilakukan oleh sebagian manusia, bentuk-bentuk kejahatan yang dilakukkan oleh sebagian diantara kita adalah merupakan suatu perilaku yang pasti adanya. Perbuatan keji, perbuatan jahat ,perbuatan amoral adalah merupakan perbuatan sebagian manusia dimuka bumi ini yang pasti adanya. lalu bagaimana kaitannya kok dikatakan bahwa kejahatan itu menjadi pembuktian kebenaran adanya Tuhan ?. Apakah Tuhan yang menciptakan adanya manusia menjadi jahat itu ?Bukankah Tuhan menghendaki adanya kedamaian ketentraman, kebahagian, kesejahteran, kemakmuran bagi manusia mahluknya di muka bumi ini ?.
Apa jawabnya ?
Dari sini kita perlu berfikir tentang penciptaan Tuhan yaitu adanya Surga dan neraka. Surga tempatnya umat manusia yang mendapat pahala kebajikan atas perbuatan baiknya, ahlaq luhurnya  di dunia. Sedang Neraka tempatnya umat manusia yang ahlak prilakukanya keji, jahat, amoral. Demikian singkatnya.
Kita berfikir lagi tentang penciptaan mahluq Tuhan yang namanya malaikat dan iblis/syaitan. Malaikat diciptakan  dalam keberadaannya senantiasa beribadah , taqwa atas perintah Tuhan , tidak punya nafsu jahat, menjadi perantara Tuhan didalam menuntun memberi keberuntungan, memberi kemudahan , memberi kesejahteraan bagi kehidupan manusia. Sedang iblis/syaitan dalam keberadaannya tercipta telah terkutuk sebagai mahluq yang durhaka dan dengan kedurhakaannya pula serta atas kemauannya diberi kesempatan dan kebebasan oleh Tuhan untuk mempengaruhi atau menggoda manusia dimuka bumi ini terbawa  kejalan yang sesat, mempengaruhi manusia ke prilaku jahat, keji, amoral tidak manusiawi dengan segala bentuknya.
Singkatnya, maka dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku jahat manusia itu  atau manusia menjadi berprilaku jahat adalah karena ulah godaan syaitan ,yang mana syaitan itu adalah pula mahluk ciptaan Tuhan. lalu bagaimana, bukankah Tuhan Maha Kuasa atas segala-galanya ? mengapa jika Tuhan menghendaki agar umat manusia patuh ta’at beriman kepadaNya, bukankah tidak sulit jika mahluk syaitan itu ditiadakan saja ditumpas saja? Sehingga dengan demikian maka manusia akan menjadi tidak tergoda, tidak terpengaruh atas ajakan syaitan pada perbuatan keji dan ingkar pada Tuhan?.
Apa jawabnya?
Jawabnya yaitu , justru adanya syaitan, adanya malaikat dan adanya penciptaan Surga dan neraka adalah menjadi pembuktian adanya TUHAN itu sendiri. Hemmm bingung…., disinilah peran hidayah bagi manusia yang beriman pada adanya Tuhan.
Kesimpulannya pula, justru dengan adanya manusia jahat berprilaku keji adalah menjadi pembuktian tentang kebenaran adanya Tuhan, kebenaran akan keMaha Kuasaan Tuhan. Ini pula menjadi jawaban atas pertanyaan sebagian diantara kita manusia yang belum beriman kepada Tuhan yaitu : “Jika Tuhan benar adanya, Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Maha Pengasih lagi Penyayang, mengapa ada manusia jahat berprilaku keji ??? kok tidak dibuat baik , berprilaku luhur semua, sehingga Tuhan tidak menjadi repot karenanya?”
Ya , itulah jawabnya yaitu judul tulisan ini.
Marilah kita memohon kekuatan iman kepada Tuhan, memohon perlindungan dari kuatnya goda’an syaitan, memohon mendapat keselamatan, kebahagian kesejahteraan didunia dan pula kelak di akhirat. Amiin…..,

writer: luk

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)