SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

Memuat...

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Senin, 09 Desember 2013

Penerjemah pertama Al Qur'an kedalam Bahasa Inggeris





Senin, 5 Safar 1435 H / 9 Desember 2013dikopy dari web eramuslim.com

Marmaduke Pickthall, Mualaf Pertama yang Terjemahkan Al Quran ke Bahasa Inggris

Redaksi – Sabtu, 3 Safar 1435 H / 7 Desember 2013 09:24 WIB

Al Qur’an adalah kitab suci yang tidak ada kesalahan sebesar gabah pun, demikian Dr Maurice Bucaille berkata. Dari sanalah terpancar kemuliaan. Umat yang berinteraksi kepadanya  akan mengalami  kejayaan, sedang yang tidak berinteraksi  dengannya  akan  mengalami kemunduran.

Al Qur’an juga  tidak  mengalami perubahan sedikitpun, sejak  dari zaman Nabi hingga saat ini. Oleh karenanya, mustahil ia  merupakan karya manusia. Ia sepenuhnya karya Allah Yang Maha Agung. Hingga saat ini tidak ada orang yang mampu menerjemahkan seluruh makna yang ada dalam  Al Qur’an.  Apa yang kita ketahui tentang terjemahan Al qur’an, sesungguhnya itu barulah menerjemahkan sebagian dari makna ayat-ayat Qur’an.

Terlahir dengan nama Wiliiam Pickthall di London, 1875. Dia berasal dari keluarga penganut Kristen Anglikan yang taat. Masa kecil William banyak dihabiskan di kawasan Suffolk dan sempat mengecap pendidikan di Harrow, sebuah sekolah swasta elite. Beberapa lama setelah menetap disana , William kerap mengadakan perjalanan ke Negara-negara Islam danTurki. Karena kemudian banyak bersentuhan langsung dengan agama Islam. Pada tahun 1917 dia memutuskan untuk memeluk Islam. Bahkan sebelumnya William sempat menjadi pembicara pada diskusi yang diadakan Muslim Literary Society bertajuk Islam dan Progress, 29 Nopember 1917 di Notting Hill, London Barat.

Selama masaPerang Dunia I (1914-1918) William banyak menulis surat dukungan terhadap Turki Utsmaniyah.  Saat propaganda dikumandangkan (1915) yang mengakibatkan pembantaian di Armenia, dia secara terang-terangan menentangnya dan menyatakan kesalahan tidak bisa ditimpakan kepada pemerintah Turki atas kejadian tersebut.  Pada saat banyak imigran Muslim asal India di London, termasuk Abdullah Yusuf Ali, ia dibujuk oleh Kementrerian Luar Negeri untuk menyediakan bahan-bahan propaganda dukungan terhadap Inggris dalam perang melawan Turki. Namun Wiliam bergeming. Ia tetap tegas dengan pendiriannya guna membela saudaranya sesama Muslim.

Begitu juga saat komunitas Muslim di Inggris diberikan pilihan apakah setia terhadap sekutu (inggris danPrancis) atau justru mendukung Jerman dan Turki , jawaban yang diberikan William cukup mengejutkan. Dia tidak akan mendukung negaranya itu.  Tahun 1919, William aktif di Biro Informasi Islam yang berkedudukan di London serta beberapa usaha penerbitan media Islam lainnya seperti Muslim Outlook.  Usai merampungkan novelnya berjudul Early Hours (1920) , dia mendapat penugasan di India sebagai editor di surat kabar Bombay Chronicle. Kemudian pada 1927 William pindah ke penerbitan jurnal tiga bulanan Islamic Culture selaku editor yang berkantor di Hyderabad.

Sebenarnya sudah sejak lama saat baru masuk Islam, William punya obsesi menerjemahkan kitab suci Al Qur’an ke bahasa Inggris . Dia merasa adalah tanggung jawab semua umat Muslim untuk memahami Al Qur’an dengan sebenar-benarnya. Akhirnya pada 1930, William menerbitkan hasil kerja kerasnya, yakni kitab the Meaning Glorius of Koran. Ribuan umat Muslim pun segera mendapat manfaat dari karya Muhammad Marmaduke Pickthall – Nama Islam William- yang lantas dianggap banyak kalangan sebagai karya monumental. Tak hanya itu umat Muslim pun kemudian menyadari bahwa The Meaning Glorius of Koran diselesaikan di kota NIzamate, Hyederabad, Sebuah kawasan di Selatan India yang didominasi umat Islam.

Ada lagi satu sumbangsihnya selama tinggal di Hyderabad terkait dengan upaya menegakkan syiar Islam. Pada 1925, Pickthall diundang oleh Komite Umat Muslim di Madras untk memberikan  kuliah umum tentang segala aspek mengenai Islam. Koleksi dari bahan-bahan kuliahnya ini sudah dipublikasikan pada 1927 dengan harapan agar kalangan non muslim lainnya dapat mengerti apa itu agama Islam. Pada 1928, Pickthall menyelesaikan proyeknya dalam menerjemahkan Al qur’an . Seperti ilmuwan muslim lainnya, ia tidak menerjemahkan kata Allah Swt dalam Al qur’an. Ia menulis dalam kata pengantarnya, qur’an tidak bisa diterjemahkan.

Jadi, terjemahannya tetap berdampingan dengan teks asli Al Qur’an dalam bahasa Arab. Karyanya ini menjadi karya pertama penulisan makna Al Qur’an dalam bahasa Inggris oleh orang Inggris asli. Selain itu, tulisan Pickthall juga menjadi salah satu dari dua karya terjemahan Al qur’an dalam bahasa Inggris  yang sangat popular. Karya lainnya ditulis oleh Abdullah Yusuf Ali.

Awal 1935 Pickthall kembali ke Inggris. Pada 1936 ia berpindah ke St Ives dan meninggal di kota kecil itu pada 19 Mei 1936. Ia dimakamkan di pemakaman Muslim di Brook wood, surrey (dekat wokmg , Inggris) empat hari kemudian. Oleh kaum Muslim Inggris Pickthall dijuluki sebagai pejuang agama dan pelayan Islam sejati.

Allah akan menolong kita , ketika kita membela agamaNya. Allah akan memberikan kejayaan kepada hambaNya yang mau berinteraksi  dengan ayat-ayatNya. Seperti halnya Muhammad Marmaduke Pickthall mendapat kemuliaan di dunia dan Insya Allah juga di akhirat.


   sumber: Website eramuslim.com, media Islam rujukan. Website eramuslim.com, media Islam rujukan.
    www.eramuslim.com
  

1 komentar:

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)