SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

Memuat...

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Kamis, 10 Oktober 2013

Surat kepada 100 Pemimpin Dunia dari Generasi Rabia

GENERASI RABIA KIRIM SURAT KEPADA 100 PEMIMPIN DUNIA

Thursday, October 10, 2013  


Sekelompok pemuda Turki di Istanbul, yang menamakan dirinya “Generasi Rabia” mengirim 100 surat kepada 100 pemimpin dunia, termasuk Amerika Serikat, Rusia dan Cina, pada Rabu (9/10).

Surat itu untuk meningkatkan kesadaran terhadap penderitaan rakyat Mesir setelah kudeta militer terkenal yang menggulingkan presiden terpilih pertama Muhammad Mursi, Anadolu Agency melaporkan yang diberitakan Mi’raj News Agency (MINA).

Generasi Rabia terkait dengan Platform Rabia Internasional, pengunjuk rasa malu para pemimpin dunia yang menutup mata terhadap kudeta di Mesir.

Abdulsamet Temel, Sekretaris Jenderal Aliansi Pemuda Masyarakat Sipil, membaca surat itu keras-keras di depan para wartawan.

Temel mengatakan tentara Mesir menggulingkan pemerintah dan Mursi yang dipilih pada 3 Juli, di papan demokrasi dan pemilihan umum yang adil.

Dia juga mengkritik para pemimpin dunia karena gagal untuk mengakui bahwa kudeta militer  Mesir sebagai “kudeta” dan memilih tetap diam.

Temel juga mengatakan tentara membubarkan paksa pengunjuk rasa pro-demokrasi yang menewaskan ratusan orang.

"Orang-orang Mesir hidup di bawah ketakutan dan kecemasan karena darurat militer selama 100 hari. Negara-negara Barat, intelektual dan wartawan yang memperjuangkan membela demokrasi menonton diam-diam pembantaian di Mesir," katanya.

Setelah protes, kelompok tersebut  memasuki kantor pos untuk mengirim surat yang ditulis dalam bahasa Turki, Inggris dan Arab. Program ini dipentaskan sebagai bagian dari 100 hari kudeta militer di Mesir.

Selain program ini, Platform Rabia berencana mengadakan demonstrasi global seperti pawai protes dan pameran foto.

Nama Platform Rabia diambil dari Rabia al-Adawiyya Square, di Mesir, lokasi bagi aksi duduk anti-kudeta yang dibubarkan paksa oleh tindakan keras militer Mesir pada 14 Agustus. (mina).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)