SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Minggu, 28 Juli 2013

RECEP TAYYIB ERDOGAN PERDANA MENTERI TURKI "MARAH KARENA UMAT ISLAM DI MESIR DIBANTAI"

Erdogan: Kami Takkan Diam Lihat Umat Islam Dibantai, Bagaimana denganmu?

Diposkan oleh Admin BeDa pada Minggu, 28 Juli 2013 | 21.00 WIB

Turki mengajak negara-negara muslim mengutuk kebengisan militer Mesir. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan, Turki tidak akan diam melihat situasi Mesir di mana umat Islam dibantai. Ia juga mengajak seluruh umat Islam untuk tidak berdiam diri membiarkan darah saudara-saudara mereka tumpah.

“Wahai kalian yang beragama Islam! Saudara-saudara kalian di Mesir sedang dibantai. Keadilan dan hak asasi telah disembelih. Dengarkah kalian? Melihatkah kalian? Apakah kalian tidak menyadari darah saudara-saudara kalian yang sedang ditumpahkan?,'' kata Erdogan dalam konferensi pers menanggapi situasi terakhir di Mesir seperti dikutip Anadolu Agency, Ahad (28/7).

Turki kecewa kepada banyak pihak atas insiden yang terjadi di Mesir. Termasuk pada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan negara pengaku demokratis. Menurutnya, tidak ada toleransi atas tindakan militer di Mesir.

Erdogan menilai, internasional tidak tegas menanggapi situasi di Mesir. Padahal, tambahnya, semestinya sebagai wadah dan negara pendukung demokrasi sudah sepatutnya melihat situasi di Mesir adalah tindakan brutalisme.

Turki meminta agar internasional turun tangan. ''Kami (Turki) tidak akan diam melihat situasi Mesir. Bahkan jika internasional ikut membiarkan,'' ujar dia.

Pernyataan keras Erdogan itu disampaikan usai terjadinya pembantaian di Rabiah Adawiyah oleh militer Mesir. Pembantaian pada Sabtu (27/7) pagi itu menewaskan sedikitnya 120 orang dan 4.500 lainnya luka-luka. [IK/Rpb/bsb]
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)