SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

Memuat...

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Senin, 29 Agustus 2011

Muslim Palestina beri’tikaf diMasjid Al-Aqsha


TRIBUNnews.com - Sab, 27 Agu 2011
More »
REPUBLIKA.CO.ID, YERUSSALEM – Pagar pembatas dan penjagaan ketat pasukan zionis Israel tak mengahalangi niat Muslim Palestina beri’tikaf di Masjid Al-Aqsha. Bahkan berdasarkan kalkulasi Yayasan Wakaf dan Turast Masjid Al-Aqsha, jumlah mu’takif atau orang yang beriktikaf di Masjid Al-Aqsha pada malam 27 Ramadhan mencapai 350 ribu jamaah.
"Jumlah ini menorehkan sejarah. Tidak pernah terjadi fenomana i’tikaf dalam jumlah besar seperti itu," kata Direktur Wakaf Al-Quds, Azzam Al-Khatib, sebagaimana dikutip laman Al-Jazeera, Ahad (28/8).
Ditambahkan oleh lembaga tersebut, Masjid Al-Aqsha sudah dipenuhi oleh ribuan Jamaah sejak Jumat (26/8) dan Sabtu (27/). Total keseluruhan jamaah sejak hari Kamis (25/8) hingga pelaksanaan shalat Tarawih pada Jumat (26/8), menembus jutaan jamaah. Dan mayoritas mereka bertahan di dalam Masjid. Fenomena itu merupakan bentuk dukungan dan kecintaan mereka terhadap Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam.
Secara terpisah, pemerintah Israel menurunkan ribuan personil tentara dan polisi di sekitar Al-Aqsha. Tidak hanya itu, mereka memberlakukan syarat ketat bagi Muslim yang hendak memasuki Al-Aqsha. Pembatasan umur diberlakukan. Mereka yang diperbolekan masuk ialah Muslim yang telah menikah dengan usia 45-50 bagi laki-laki dan 30-45 tahun untuk perempuan.
Selain kategori tersebut, tidak diperkenakan memasuki Al-Aqsha. Namun tindakan tentara zionis tak mampu menyurutkan semangat dan kecintaan rakyat Palestina kepada Al-Aqsha.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)