SELAMAT DATANG DI BLOG INI, SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT INFORMASINYA. SALAM ADMIN: LUK

jam merah putih

KUDA LARI DAPAT DIBURU, NASIB ORANG SIAPA TAHU. BERAKIT-RAKIT KE HULU BERENANG-RENANG KETEPIAN, BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN

well come

In this blog includes matters relating to the context SOCIAL, CULTURAL, ECONOMIC, BISNIS, POLITICS / STATE and GOVERNMENT. Also, some matters relating to Religious Knowledge, art, literature, almost on all the livelihood based on science, experience.

في هذا بلوق يشمل المسائل المتعلقة السياق الاجتماعي والثقافي والاقتصادي والأعمال والسياسة الدولة والحكومة. أيضا، بعض المسائل المتعلقة بالمعارف الدينية والفن والأدب، وتقريبا على جميع سبل العيش على أساس العلم والخبرة.


SEKALI LAYAR TERKEMBANG, PANTANG SURUT KETEPIAN

cari topik Blog dan link yang diinginkan. ketik kata kunci dikotak ini

please open with your language. (pilih bahasa yg sesuai tuk baca) اختيار اللغة لقراءة

untuk membaca dengan bahasa anda klik select language اختيار اللغة لقراءة

Senin, 08 Agustus 2011

MPU GANDRING MENUNTUT KARMA (Karya Zen Muttaqin, teman kompasianer)


MPU GANDRING MENUNTUT KARMA
(Karya Zen Muttaqin, teman kompasianer)
.

.

MALAM SURAM TAK HADIR KEINDAHAN MALAM,
HADIRNYA KABUT HILANGNYA BINTANG KEJORA ,
REDUPNYA REMBULAN, TERSELIMUT KABUT MERATA
LANGIT MENGIRINGI GELOMBANG MEGA MEGA HITAM

SERASA BERGULUNG GULUNG
MENGGEMURUH MENERJANG WAKTU
KAN BERGANTI KEHIDUPAN PENUH NAFSU

MENGHIASI MALAM DENGAN SEMANGAT
TEKAD MEMBURU MERAIH KEHORMATAN
DALAM ISTANA BERGELIMANG KEKUASAAN.
TERBAYANG KESERAKAHAN MEMENUHI IDAMAN
GELIMANGNYA HARTA DAN WANITA PENUH PESONA,

KEN AROK BERKUDA DENGAN SIGAPNYA
TANPA MENGHIRAUKAN MALAM GELAP TEMERAM
MENGHADIRKAN PERTANDA ALAM TAK MENGIJINKANNYA.

MENDERU KUDA TERCONGKLANG
MENEMBUS MALAM TANPA BAYANGAN,
TANPA HENTI SEMALAMAN BERLARI KENCANG
BERHENTI ISTIRAHATPUN TAK SEMPAT DILAKUKAN

SAMPAILAH DI PENDOPO PADEPOKAN MPU GANDRING,
PAGI ITU SEPERTI TERUSIK KETENTERAMAN, HADIRNYA KUDA
BERHENTI TANPA PERMISI. MELOMPAT DAN MERAIH DAHAN POHON
MENYENTAKNYA DENGAN KASAR. MENYANDARKAN KUDANYA DIHALAMAN.
MENGIKATKAN KE BATANG POHON TANPA UNGGAH UNGGUH PENGHORMATAN

SETENGAH BERLARI TERLONCAT BADANNYA DENGAN LINCAH,
WAJAH TENGADAH BERINGAS MENUJU PADEPOKAN MPU GANDRING.
JALAN DENGAN KESOMBONGAN, TINGGI HATI SERASA DADA TERBELAH
DENGAN SABAR MPU GANDRING MEMPERSILAHKAN DENGAN TERIRING

SEORANG EMPU BIJAKSANA, SABAR DAN IKHLAS MENERIMA HADIRNYA
DIRAIHNYA TEMPAT DUDUK DAN MENYERAHKANNYA KEPADA KEN AROK DAN
SENYUM DI KULUM, TERUCAPKAN SELAMAT DATANG MENGUNJUNGI PADEPOKAN

TUTURNYA TAK BISA MENYEMBUNYIKAN TERUSIK KETENTERAMAN
KABUT HITAM MENYELIMUTI PADEPOKAN DATANG NAFSU ANGKARA MURKA
JELAS TERPAMPANG DALAM TERAWANGAN MPU GANDRING YANG BIJAKSANA

KEN AROK DENGAN SOMBONG DAN JUMAWA
BERKATA, BUATKAN AKU KERIS TERBAIK KESAKTIANNYA, ,
BUATLAH LUK TUJUH, BILANGAN UNTUK KEJAYAAN DUNIA.
GAGANGNYA TERBUATKAN DARI KAYU HARUM, KAYU CENDANA
BAHAN ASALNYA, BERI ISI RENDAM DENGAN BUNGA TUJUH RUPA,
KERISNYA TAJAM SETAJAM KILAT MENERJANG, MEMBELAH ANGKASA

SECEPATNYA KAU BUAT DAN KAU CIPTAKAN,
AKU MENGHARAPKAN PERBAWA KERIS MELINGKUPI KEHIDUPAN
MANUSIA. PASTI AKAN GEMETAR TAKUT TUNDUK MENGHADAPINYA.
ENAM BULAN BILANGAN WAKTU YANG CUKUP MENYEMPURNAKANNYA.

SAUDARAKU,
SEMUA AKAN MUDAH AKU LAKUKAN,
DENGAN MEMBUAT APA YANG KAU MINTAKAN.
DENGAN TATA CARA DAN PROSEDUR MELELAHKAN,
MENGISI KERIS DENGAN WADAG DAN KEKUATAN SPIRITUAL.
TAK KAN MUNGKIN AKU LAKUKAN SEMPURNA YANG KAU MINTA,

AKU PERLU WAKTU SETAHUN MENYEMPURNAKANNYA.
AKU MENGHARAPKAN PERBAWANYA KAN TERKENDALIKAN,
AGAR TAK MEMBAWA KUTUKAN BAGI PEMAKAI DAN KEHIDUPAN

KEN AROK TAK MEMERDULIKAN TAK PERLU PERTIMBANGAN,
SEMUA NAFSU DRUBIKSO MENGUMPUL DALAM HATI DAN BENAKNYA,
TIDAK DENGAN YANG DIINGINI DAN DIKATAKAN MPU GANDRING,
SEOLAH HANYA MASUK TELINGA KANAN, KELUAR TELINGA KIRI

TAK ADA DIALOG,
SEMUA SERBA PAKSAAN HARUS DILAKUKAN.
MPU GANDRING GEMETAR MERASA KABUT GELAP
MENYERGAP SELURUH KEHIDUPAN DIPADEPOKAN
SEMUA PENGHUNINYA, KELUARGA BATEH PADEPOKAN .

SERAKAH TELAH BERSEMAYAM DIHATI KEN AROK.
MPU GANDRING MENJALANI DENGAN SABAR DAN PASRAH,
DILAKUKAN DENGAN KEPASRAHAN KE HARIBAAN TUHANNYA.

DENGAN GUNDAH, MPU GANDRING MENGERJAKANNYA,
SEPENUH HATI, MENYERAP ENERGY YANG MENGHENDAKINYA,
MENGEJAWANTAHKAN KEKUATAN KEDALAM KESAKTIAN KERISNYA,
TERIKUT NAFSU SERAKAH KEN AROK DIDALAM KESAKTIAN KERISNYA.

PULANG DARI PADEPOKAN MPU GANDRING,
SUSUN SIASAT MEREBUT KEKUASAAN TUNGGUL AMETUNG
DI GALANGNYA KEKUATAN YANG MENGHADIRKAN KETAKUTAN
KETAKUTAN YANG MENYELURUH DI KALANGAN PEJABAT ISTANA.
INTIMIDASI SETIAP KEKUATAN PENDUKUNG TUNGGUL AMETUNG.
DI POTONGNYA SEMUA JALUR KESETIAN. DENGAN ISUE DAN FITNAH
TRIK POLITIK SEKITAR ISTANA DAN MASYARAKAT RANAH KEKUASAANNYA.

SKENARIO TERTULIS DAN TERSUSUN RAPI
SUDAH TERKONSOLIDASI SEMUA SUDAH TERTATA,
WAKTU TELAH TIBA MENYELESAIKAN DENGAN TUNTAS
FINISHING YANG RAPIH. TINGGAL SENJATANYA YANG AMPUH
HANYA BUTUH SATU TIKAMAN MENYELESAIKAN SELURUH NYA

DENGAN SIGAP DI HELA KUDANYA KENCANG
PERJALANAN MENUJU PADEPOKAN MPU GANDRING,
MENGAMBIL KERIS YANG DI PESANNYA 5 BULAN YANG LALU.
SAATNYA TIBA DAN SAATNYA KERIS ITU DIGUNAKAN SEKARANG
TAK BISA DITUNDA LAGI. SAAT DAN MOMENTUMNYA TELAH DATANG.

SAMPAILAH KEN AROK DI HADAPAN MPU GANDRING,
WAHAI MPU SERAHKAN KERIS YANG AKU PESAN KEPADAMU,
CEPAT BERIKAN PADAKU SEKARANG. TELAH TIBA SAATNYA WAKTU
TAK BOLEH TERLAMBAT TERLEWAT KESEMPATAN KEBERUNTUNGANKU

SABAR ANAKKU, KEN AROK,
KERIS ITU SUDAH SELESAI WADAG DAN KESAKTIANNYA,
BELUM SEMPURNA BILA TAK TERKENDALI KESAKTIANNYA
BERILAH WAKTU SETAHUN MENDATANG, AKU SEMPURNAKAN
HINGGA JADI KERIS SEMPURNA, TAK KEHILANGAN KENDALINYA
KESAKTIAN DRUBIKSO MENYELINAP MENGHANTUI KETAJAMANNYA
MENGUSIK HIDUP DAN KEHIDUPAN SERTA MERUSAK KETENTERAMAN NYA.

KEN AROK ANAKKU,
SABARLAH MENUNGGU USAI KESEMPURNAAN KERIS ITU.
TAK DENGAR SEPATAH KATAPUN, MAKSUD DAN PEMAHAMANNYA,
TAK PEDULIKAN SETIAP KONSEKWENSI YANG AKAN DIHADAPINYA,
DENGAN KASAR DI REBUTNYA KERIS YANG BELUM SEMPURNA ITU.
TELANJANG, BELUM TERKURUNG DALAM SARUNG PELINDUNGNYA,
SARUNG PENGENDALI KESAKTIANNYA. MENGHENTIKAN KERUSAKAN
KEPADA KEHIDUPAN DAN KETENTERAMAN MANUSIA DAN SEKITARNYA

TERREBUT KERIS
DITANGAN KEN AROK,
TERTIKAM DADA MPU GANDRING,
DENGAN SEKETIKA, TERBURAI ISI PERUTNYA.
MENGERANG DAN MERASA SUDAH WAKTUNYA
SAAT SAAT YANG TELAH LAMA DI KHAWATIRKAN,
SEMENJAK KEHADIRAN KEN AROK DIHADAPANNYA

SAMBIL TERTATIH MENAHAN SAKIT
MPU GANDRING SEMPAT MENGUCAPKAN, :
KAU MENIKAM DIRIKU, TUNGGULAH WAKTU
KELAK TUJUH TURUNMU DIBINASAKAN KERIS ITU,
TERMASUK MEMBINASAKAN DAN MENIKAM DIRIMU.

TERNGIANG KUTUKAN MPU GANDRING MENGHANTUINYA,
SEPANJANG PERJALANAN PULANG SAMPAI TIBA DI TUMAPEL.
TETAP MERENCANAKAN SEMUANYA, DENGAN KERIS AMPUH ITU.

MALAM JAHANAM TELAH TIBA,
KEN AROK TELAH MERENCANAKAN DENGAN CERMAT,
DIBANTU PEJABAT2 ISTANA, DENGAN KELELUASAANNYA
SKENARIO DAN RENCANA KEN AROK BERJALAN.SEMPURNA
DENGAN SIGAP KEN AROK MEMBAWA KELENGKAPAN PERANGNYA
DENGAN KERIS DI BALIK BAJUNYA,MENDATANGI KAMAR KEN DEDES,
DIDALAM BILIK DAN TIDUR DIPELUKAN SANG PERMAISURI YANG CANTIK.

TERDENGAR SERAPAH KEGADUHAN DI KEPUTREN,
TUNGGUL AMETUNG DENGAN AMARAH TAK TERKENDALI
MENDATANGI BILIK KENDEDES, DENGAN SIGAP DAN TERGOPOH
SUDAH JELAS , PASTI KEN AROK ADA DIDALAM KAMAR ISTERINYA,
DENGAN TELIK SANDI ISTANA YANG TELAH DI PERSIAPKAN KEN AROK

MALAM JAHANAM MULAI MELENAKAN HATI DAN PIKIRAN,
AMARAH, SAKIT HATI, DENDAM KESUMAT, CEMBURU TAK TERPERI.
DITERJANG BILIK KEN DEDES, DAN DILIHAT KEN AROK DIPERADUAN
SEDANG BERPELUKAN, ASIK BERSAMA KEN DEDES YANG MENIKMATI

TERBELAH KEPALA, BERPUTAR BENDA2 DISEKELILINGNYA,
TERJEREMBAB DIRINYA, TAK KUAT MELIHAT GAIRAH MEMBARA.
DINGIN DAN PENUH PERHITUNGAN, KEN AROK MENGHUNUS KERISNYA
KERIS MPU GANDRING DAN MENIKAMKAN KEDADA TUNGGUL AMETUNG.
TEWASLAH TUNGGUL AMETUNG SEKETIKA TAK ADA BILANGAN WAKTUNYA.

PARA PUNGGAWA DIKUMPULKANNYA,
DIHADAPKAN MEREKA KEPADA KEN DEDES,
KEN AROK BERSAMA KEN DEDES DIHADAPAN MEREKA.
KEN DEDES DIYANYA, SIAPA PEMBUNUH TUNGGUL AMETUNG,
TERTINGGAL KERIS MPU GANDRING YANG TERTANCAP DIDADANYA

DENGAN WAJAH DINGIN DAN MANTAB,
KEN DEDES, MENUNJUKKAN DENGAN TELUNJUKNYA,
MENUDING KEBO IJO, YANG MEMBUNUH TUNGGUL AMETUNG.

SKENARIO TELAH TERTULIS,
KEBO IJO PEMBUNUH TUNGGUL AMETUNG.

SIGAP DAN PENUH KEPAHLAWANAN
KEN AROK MENGAMBIL ALIH KEKUASAAN,
MENJATUHKAN HUKUMAN MATI KEPADA KEBO IJO,
MENIKAMNYA DENGAN KERIS YANG SAMA MPU GANDRING.

KEKUASAAN TUMAPEL TELAH BERALIH DITANGANNYA
MENJADI PENGGANTI TUNGGUL AMETUNG PENGUASANYA
DENGAN MEMPERSUNTING KEN DEDES SEBAGAI PERMAISURINYA

TIGA ORANG TELAH MATI
DENGAN TIKAMAN EMPU GANDRING,

SIAPAKAH BERIKUTNYA,
KUTUKAN MPU GANDRING BERJALAN.
MEMBURU , MENUNTUT KARMA KEHIDUPAN

SEJARAH DIMULAI

KEKUASAAN BERJALAN DENGAN NAFSU KESERAKAHAN
.

.
.
JAKARTA, 7 AGUSTUS 2011

.

.
ZEN MUTTAQIN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

terima pasang iklan, GRATIS gak pakek bayar

cari rejeki bersama Ustad Yusuf Mansur

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

Pasang iklan disini, tanpa dipungut bayar

bersama formula bisnis.com, Bisaaa....

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

NOOR ATHIFA ALYA KEYRAWILDA

......filosofi......

Dalam tidur mungkin kita bermimpi bahwa HIDUP adalah indah menyenangkan penuh kebahagiaan. Namun dikala bangun kita mendapatkan, kita melihat, kita merasakan bahwa HIDUP adalah penuh tantangan, memerlukan perjuangan, memerlukan pengorbanan, memerlukan motivasi semangat. Serta menuntut kesabaran, memerlukan ketabahan tawakkal .......

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU. ( QS. AL ANBIYA 21:25)

DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEORANG RASULPUN SEBELUM ENGKAU (MUHAMMAD) MELAINKAN KAMI WAHYUKAN KEPADANYA, BAHWA TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) SELAIN AKU, MAKA SEMBAHLAH AKU ( QS. AL ANBIYA 21:25)

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)


“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)



PENTING UNTUK DIINGAT, BAHWA HIDUP ADALAH MEMERLUKAN KEBERSAMAAN, SALING MEMBUTUHKAN SALING TOLONG MENOLONG SESAMA, SALING MEMBERI DAN MENERIMA, HIDUP DALAM KONTEKS PARADIGMA MENANG-MENANG, BUKAN KALAH -MENANG.


( by luk)